Stres dan Psikologi Lingkungan

Posted: May 15, 2011 in Psikologi Lingkungan

1.  Apa itu Stress?
Stress adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang (Handoko, 1997:200). Stress yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya.
Sebagai hasilnya, pada diri para karyawan berkembang berbagai macam gejala stress yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja mereka. Stress dapat juga membantu atau fungsional, tetapi juga dapat berperan salah atau merusak prestasi kerja. Secara sederhana hal ini berarti bahwa stress mempunyai potensi untuk mendorong atau mengganggu pelaksanaan kerja, tergantung seberapa besar tingkat stress yang dialami oleh karyawan tersebut (Handoko, 1997:201-202).
Adapun menurut Robbins (2001:563) stress juga dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang menekan keadaan psikis seseorang dalam mencapai suatu kesempatan dimana untuk mencapai kesempatan tersebut terdapat batasan atau penghalang. Dan apabila pengertian stress dikaitkan dengan penelitian ini maka stress itu sendiri adalah suatu kondisi yang mempengaruhi keadaan fisik atau psikis seseorang karena adanya tekanan dari dalam ataupun dari luar diri seseorang yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja mereka.
Jadi, stress dapat dilihat dari dua sisi yaitu sisi positif dan negatif tergantung dari sudut pandang mana seseorang atau karyawan tersebut dapat mengatasi tiap kondisi yang menekannya untuk dapat dijadikan acuan sebagai tantangan kerja yang akan memberikan hasil yang baik atau sebaliknya.

2. Keterkaitan antara stress dengan Psikologi lingkungan?

Elemen-elemen lingkungan dapat mempengaruhi proses terjadinya ketidakseimbangan maupun keseimbangan dalam kaitan manusia dengan lingkungannya. Ketika tidak mengalami stres, individu umumnya menggunakan banyak waktunya untuk mencapai keseimbangan dengan lingkungannya. dalam keadaan seperti ini, ada waktu-waktu tertentu dimana kita sebenarnya justru mengalami stres, dimana lingkungan menyajikan tantangan yang terlalu besar atau individu dapat menghilangkannya dengan kemampuan coping behavior dengan kata lain kaitan stress dengan lingkungan yaitu stress terjadi ketika individu menjumpai kondisi lingkungan yang mengancam yang secara kuat menantang atau melampaui kemampuan copingnya.

3. Apakah stress bisa mempengaruhi perilaku individu dalam lingkungan dan berikan contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari?

Stres bias sangat mempengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari karena stress membuat seseorang menjadi di luar kendali dari dirinya yang membuat cara kerja menjadi berubah, efektifitas menjadi berkurang, hasil pekerjaan menjadi tidak maksimal yang berdampak sistemik pada lingkungan terdekat seperti keluarga dan teman.

Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari:

Seseorang yang pekerjaannya di daerah Jakarta sedangkan dia tinggal di Bekasi, setiap  hari dia harus berjibaku dengan kemacetan di Jakarta yang membuatnya menjadi telat pada saat tiba di kantornya. Pada titik jenuh maka ia akan merasakan kebosanan yang membuat emosinya meningkat karena hamper setiap hari dating telat kekantor dan kena sanksi dari atasannya, maka setiap hari juga tingkat stress yang ada dalam dirinya semakin meningkat yang disebabkan karena lingkungan kemacetan dijalan raya .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s