Motivasi untuk Terus Menghadapi Kehidupan

Posted: December 20, 2009 in Artikel

 

Ada orang keadaan hidupnya sangat sulit dan berat. Namun, bukan berarti kita hanya lalu bisa meratapi nasib dan berputus asa karena seperti kata pepatah, “Orang-orang yang hanya bisa mengasihani dirinya tak akan menghasilkan apa-apa dalam hidup.
Sebenarnya saya sudah pernah menulis di rubrik ini belasan tahun yang lalu. Ketika itu saya lelah menanggung beban hidup. Saya pengin tidur dan enggak bangun lagi…. Lalu saya masuk kerumah sakit jiwa. Sekarang usia saya 50 tahun. Satu per satu saudara dekat saya meninggal. Ayah meninggal tahun 2001, lalu tahun 2007 ibu menyusul. Kini saya berdua dengan adik laki-laki berumur 40 tahun yang juga pernah dirawat dirumah sakit jiwa.
Kompleksitas beban psikologis sejak saya TK hingga saat ini telah menjadikan raga saya terganggu kesehatannya. Rasanya gangguan jiwa telah berganti menjadi sakit jasmani. Saya terlanjur tua, tak punya kesempatan untuk mengembangkan diri, menikah, melahirkan keturunan.
Dahulu, gangguan jiwa jenis apapun sepertinya sudah saya alami. Kini, saya tak punya apa-apa dan siapa-siapa, tinggal bersama adik, merawat dia. Saya tidak sering mengeluh lagi. Ada income dari mengontrakan dari rumah orangtua, tapi pas-pasan untuk hidup.
Rasanya saya hanya menanti ajal, tetapi kadang sering berharap, mantan bos memanggilku mencarikan jalan keluar. Atau, ada pekerja seni yang tahu bagaimana aku berjuang melawan skizofrenia/paranoid, lalu memfilmkannya. Judulnya Berjuang Melawan Skizofrenia. Atau adakah yang mau membantu saya agar isa tinggal di panti wreda?
Kehidupan perlu disyukuri
Saya ikut prihatin atas penderitaan anda. Memang mengalami sakit jiwa kronis sangat menimbulkan ketidaknyamanan dalam hidup, Namun, bukan berarti anda terus-menerus menunjukan gejala yang berat, bukan? Ada kalanya anda bisa tenang dan menurunkan kegelisahannya. Anda juga masih bisa dapat berpikir jernih dan positif, bahkan bisa ikut merawat adik yang juga lebih kurang sama kesehatannya.
Sebenarnya keberadaan anda sangat berarti bagi adik. Itu sudah memberikan makna yang dalam bukan? Anda masih punya dia, adik pun pasti bersyukur punya kakak yang merawatnya. Mungkin tepatnya, Anda berdua bisa saling merawat dan membina kehidupan seoptimal anda bisa.
Orang bijak mengatakan, “jika kita ingin bahagia atau sehat, fokuslah pada apa yang sudah kita punyai, bukan pada apa yang tidak kita punyai”.
Atau, renungkan juga ucapan ucapan yang mengatakan,”Lebih hebat oarang yang berani hidup dari pada yang berani mati”. Artinya kita perlu mensyukuri semua yang sudah kita peroleh, apakah itu ijazah kesarjanaan anda, pengalaman bekerja, kasih sayang dari seseorang, peninggalan orang tua yang menghasilkan pemasukan, dan lainnya.
Dengan begitu,  kita bisa tetap punya semangat untuk melanjutkan hidup. Untuk saat ini, saya tak menyarankan Anda masuk panti wreda. Usahakan tetap serumah dengan adik, menjaga dan membina komunikasi semaksimal mungkin dengannya. Minum obat dengan sesuai instruksi dokter dan hadapi hari esok dengan optimis.
Motivasi
Kunci utama dalah harus tetap punya harapan, sepahit apapun hidup ini. Kita perlu memotivasi diri agar terus berdaya mengahadapi hari esok.
Motivasi adalah suatu kondisi psikologis yang menimbulkan, mengarahkan, dan mempertahankan tingkah laku tertentu. Motivasi sangat berperan dalam kehidupan dan kegiatan kita. Tanpa motivasi, sulit mencapai perbaikan hidup.
Mengenai keinginan mewujudkan cerita dalam film, saya sangat mendukung. Rajinlah menulis dan mengirimkan kepada orang yang tepat. Kalau belum berhasil, tak perlu kecewa, pasti ada hikmah lain yang akan anda peroleh. Bekerja apapun boleh asal tdak ngoyo. Usahakan hidup seimbang, tapi santai.
Cara meningkatkan motivasi
Beri ganjaran kepada diri sendiri untuk memperkuat perilaku tertentu. Ganjaran hanya dapat diberikan apabila Anda telah berhasil mencapai sasaran. Misalnya, beri hadia kepada diri Anda sebagai ganjaran khusus(jalan-jalan ke taman) jika kemarin Anda tidak mengeluh. Jangan lupa memberika ucapan selamat kepada diri Anda sendiri bila berhasil. Kalau tidak, Anda akan terbiasa menurunkan kebiasaan untuk brsikap riang.
Tetapkan sasaran secara efektif. Berusahalah menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari, bukan menjadi yang sempurna. Motivasi yang efektif menuntut pengarahan terhadap suatu tujuan. Tujuan yang lebih rinci. Realistis. Dan berada dibawah kendali kita cenderung memunculkan usaha yang lebih besar dari apda tujuan yang terlalu umum. Misalnya, saya ingi tiga hari kedepan tidak ingin mengeluh tentang kondisi adik atau malam haari saya akan berdoa mengucap syukur atas keberhasilan saya membereskan rumah.
Aturlah lingkungan. Cermati dan kenali diri Anda sebaik-baiknya, apakah Anda tipe mudah sedih atau mudah marah. Maka, aturlah lingkunga fisik, misalnya ganti cat ruangan tidur dengan warna yang bisa meredam emosi Anda. Seringalah  memasang musik yang lembut dan menenangkan. Pergilah ke mall atau berkunjung kerumah teman sejauh itu bisa menghibur perasaan gundah.

Ada orang keadaan hidupnya sangat sulit dan berat. Namun, bukan berarti kita hanya lalu bisa meratapi nasib dan berputus asa karena seperti kata pepatah, “Orang-orang yang hanya bisa mengasihani dirinya tak akan menghasilkan apa-apa dalam hidup.Sebenarnya saya sudah pernah menulis di rubrik ini belasan tahun yang lalu. Ketika itu saya lelah menanggung beban hidup. Saya pengin tidur dan enggak bangun lagi…. Lalu saya masuk kerumah sakit jiwa. Sekarang usia saya 50 tahun. Satu per satu saudara dekat saya meninggal. Ayah meninggal tahun 2001, lalu tahun 2007 ibu menyusul. Kini saya berdua dengan adik laki-laki berumur 40 tahun yang juga pernah dirawat dirumah sakit jiwa.Kompleksitas beban psikologis sejak saya TK hingga saat ini telah menjadikan raga saya terganggu kesehatannya. Rasanya gangguan jiwa telah berganti menjadi sakit jasmani. Saya terlanjur tua, tak punya kesempatan untuk mengembangkan diri, menikah, melahirkan keturunan.Dahulu, gangguan jiwa jenis apapun sepertinya sudah saya alami. Kini, saya tak punya apa-apa dan siapa-siapa, tinggal bersama adik, merawat dia. Saya tidak sering mengeluh lagi. Ada income dari mengontrakan dari rumah orangtua, tapi pas-pasan untuk hidup.Rasanya saya hanya menanti ajal, tetapi kadang sering berharap, mantan bos memanggilku mencarikan jalan keluar. Atau, ada pekerja seni yang tahu bagaimana aku berjuang melawan skizofrenia/paranoid, lalu memfilmkannya. Judulnya Berjuang Melawan Skizofrenia. Atau adakah yang mau membantu saya agar isa tinggal di panti wreda?Kehidupan perlu disyukuriSaya ikut prihatin atas penderitaan anda. Memang mengalami sakit jiwa kronis sangat menimbulkan ketidaknyamanan dalam hidup, Namun, bukan berarti anda terus-menerus menunjukan gejala yang berat, bukan? Ada kalanya anda bisa tenang dan menurunkan kegelisahannya. Anda juga masih bisa dapat berpikir jernih dan positif, bahkan bisa ikut merawat adik yang juga lebih kurang sama kesehatannya.Sebenarnya keberadaan anda sangat berarti bagi adik. Itu sudah memberikan makna yang dalam bukan? Anda masih punya dia, adik pun pasti bersyukur punya kakak yang merawatnya. Mungkin tepatnya, Anda berdua bisa saling merawat dan membina kehidupan seoptimal anda bisa.Orang bijak mengatakan, “jika kita ingin bahagia atau sehat, fokuslah pada apa yang sudah kita punyai, bukan pada apa yang tidak kita punyai”.Atau, renungkan juga ucapan ucapan yang mengatakan,”Lebih hebat oarang yang berani hidup dari pada yang berani mati”. Artinya kita perlu mensyukuri semua yang sudah kita peroleh, apakah itu ijazah kesarjanaan anda, pengalaman bekerja, kasih sayang dari seseorang, peninggalan orang tua yang menghasilkan pemasukan, dan lainnya.Dengan begitu,  kita bisa tetap punya semangat untuk melanjutkan hidup. Untuk saat ini, saya tak menyarankan Anda masuk panti wreda. Usahakan tetap serumah dengan adik, menjaga dan membina komunikasi semaksimal mungkin dengannya. Minum obat dengan sesuai instruksi dokter dan hadapi hari esok dengan optimis.

MotivasiKunci utama dalah harus tetap punya harapan, sepahit apapun hidup ini. Kita perlu memotivasi diri agar terus berdaya mengahadapi hari esok.Motivasi adalah suatu kondisi psikologis yang menimbulkan, mengarahkan, dan mempertahankan tingkah laku tertentu. Motivasi sangat berperan dalam kehidupan dan kegiatan kita. Tanpa motivasi, sulit mencapai perbaikan hidup.Mengenai keinginan mewujudkan cerita dalam film, saya sangat mendukung. Rajinlah menulis dan mengirimkan kepada orang yang tepat. Kalau belum berhasil, tak perlu kecewa, pasti ada hikmah lain yang akan anda peroleh. Bekerja apapun boleh asal tdak ngoyo. Usahakan hidup seimbang, tapi santai.Cara meningkatkan motivasiBeri ganjaran kepada diri sendiri untuk memperkuat perilaku tertentu. Ganjaran hanya dapat diberikan apabila Anda telah berhasil mencapai sasaran. Misalnya, beri hadia kepada diri Anda sebagai ganjaran khusus(jalan-jalan ke taman) jika kemarin Anda tidak mengeluh. Jangan lupa memberika ucapan selamat kepada diri Anda sendiri bila berhasil. Kalau tidak, Anda akan terbiasa menurunkan kebiasaan untuk brsikap riang.Tetapkan sasaran secara efektif. Berusahalah menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari, bukan menjadi yang sempurna. Motivasi yang efektif menuntut pengarahan terhadap suatu tujuan. Tujuan yang lebih rinci. Realistis. Dan berada dibawah kendali kita cenderung memunculkan usaha yang lebih besar dari apda tujuan yang terlalu umum. Misalnya, saya ingi tiga hari kedepan tidak ingin mengeluh tentang kondisi adik atau malam haari saya akan berdoa mengucap syukur atas keberhasilan saya membereskan rumah.Aturlah lingkungan. Cermati dan kenali diri Anda sebaik-baiknya, apakah Anda tipe mudah sedih atau mudah marah. Maka, aturlah lingkunga fisik, misalnya ganti cat ruangan tidur dengan warna yang bisa meredam emosi Anda. Seringalah  memasang musik yang lembut dan menenangkan. Pergilah ke mall atau berkunjung kerumah teman sejauh itu bisa menghibur perasaan gundah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s