Kritikan Humanistik terhadap Psikoanalisa dan Behavioristik

Posted: October 26, 2009 in kesehatan mental

1) Terhadap Psikoanalisa

Manusia hanya dipandang dari sisi yang negatifnya saja, sehingga potensi-potensi yang sebenarnya dimiliki oleh manusia diabaikan. Sisi sakit emosional manusia (neurotics dan psikotis) dianggap sebagai kodrat manusia yang pesimistis, sehingga manusia dianggap korban dari tekanan-tekanan biologis dan juga konflik pada masa kanak-kanak.

2) Terhadap Behavioristik

Manusia diperlakukan layaknya separti mesin yang tingkah lakunya tersusun baik, teratur, dan sudah ditentukan sebelumnya sehingga potensi-potensi yang dimiliki manusia diabaikan. Manusialah yang diangggap memberikan respons positif terhadap stimulus dari luar, sehingga manusia tidak mempunyai sikap diri sendiri. Karena behavioristik terlalu menekankan pengaruh lingkungan atau kondisi-kondisi situasional dari perilaku maka kepribadian sudah kehilangan pribadi (person)nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s